Jumat, 23 Oktober 2009

Wenger: Kritik untuk Benitez Keterlaluan

London - Sebagai manajer Liverpool, Rafa Benitez menjadi pihak yang paling banyak disudutkan saat prestasi 'Si Merah' menukik. Buat Arsene Wenger, kritik kepada Benitez sudah keterlaluan.

Cara Benitez menangani Liverpool banyak dipertanyakan setelah The Reds kalah di empat pertandingan terakhirnya. Catatan itu adalah rekor terburuk Liverpool dalam 22 tahun.

Sebagai sesama manajer, Wenger paham betul beratnya beban Benitez. Pria Prancis itu pun sering kali jadi sasaran tembak apabila tim asuhannya, Arsenal, mendapat hasil-hasil buruk.

"Itu semua berlebihan," komentar Wenger soal kritik yang dialamatkan kepada Benitez seperti dikutip Sky Sports.

"Kami ini, di klub besar, berada dalam pekerjaan di mana Anda tahu bahwa saat tim kami melalui periode yang sulit, maka Anda akan mendapat 'pukulan' lebih banyak daripada yang seharusnya," kata Wenger.

Tapi Wenger juga memaklumi situasi seperti ini. Pasalnya, manajer (apalagi di klub besar) adalah orang yang paling bertanggung jawab atas naik turunnya prestasi klub asuhannya.

"Kami semua tahu ini adalah bagian dari pekerjaan. Saya menyesal karena Benitez mendapatkan semua itu karena dia tidak layak memperolehnya," tukas Wenger.

"Tapi kami semua pada dasarnya memahami bahwa ini adalah bagian dari pekerjaan. Ini adalah bagian dari aturan yang berlaku," pungkas dia.

Jelang Liverpool vs MU Burung Liver Bisa Menjadi Burung Phoenix

Liverpool - Lambang dari klub Liverpool adalah burung liver. Namun rentetan kekalahan ini tidak akan melemahkan sang burung liver. Bahkan sebaliknya, gelandang Manchester United Paul Scholes berpendapat sang burung liver bisa menjadi burung phoenix.

Phoenix dalam mitologi Mesir adalah burung legendaris yang keramat. Burung api ini digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan.

Phoenix dikatakan dapat hidup selama 500 tahun. Setelah hidup selama itu, Phoenix membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung Phoenix muda.

Siklus seperti phoenix itu yang tengah diwaspadai Scholes, merujuk pada kondisi calon lawan yang akan dihadapi akhir pekan ini yakni Liverpool. Menjelang laga melawan MU, 'Si Merah' tidak pernah menang dalam empat pertandingan beruntun.

Meski begitu Scholes tidak ingin terpaku pada pencapaian sang rival tersebut. "Sudah jelas bila mereka akhir-akhir ini sedang melalui jalan yang berat. Namun mereka bisa saja menjadikan laga melawan kami sebagai titik balik dari pencapaian mereka," demikian tukas Scholes dilansir dari situs resmi MU.

"United kontra Liverpool merupakan laga yang besar dan akan selalu berlangsung sulit, apalagi bila harus bermain di Anfield, di depan pendukung mereka. Liverpool merupakan tim yang bagus dan tidak banyak tim yang bisa membawa pulang hasil baik dari Anfield," tuntas pria berjuluk The Ginger Prince itu.

Scholes bukan satu-satunya pemain 'Setan Merah' yang tidak ingin terbuai dengan raihan The Anfield Gank sejauh ini. Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, dan manajer Sir Alex Ferguson juga mengatakan kewaspadaan yang sama.
( nar / nar )

Jelang Chievo vs AC Milan Bentegodi Selayaknya Bernabeu

Verona - Stadion Marc'Antonio Bentegodi bukan apa-apa bila dibandingkan Stadion Santiago Bernabeu. Namun AC Milan tidak menghiraukan kondisi itu. Mereka akan menghadapi Bentegodi dengan sikap seperti di Bernabeu.

Stadion Marc'Antonio Bentegodi terletak di kota Verona. Stadion markas klub Seri A Chievo ini berkapasitas 39.211 tempat duduk. Sementara Stadion Santiago Bernabeu, markas klub kaya raya Real Madrid, memiliki daya tampung 80.354 bangku.

Kedua stadion tidak hanya berbeda dari jumlah kapasitas, namun juga prestasi sang empunya. Madrid adalah klub raksasa yang telah mendunia dan sarat prestasi, sementara Chievo adalah tim kecil.

Minggu (25/10/2009) waktu setempat, Milan akan melawat ke Marc'Antonio Bentegodi di laga lanjutan Seri A. Lawatan ini berlangsung beberapa hari setelah pasukan Leonardo bertarung di Santiago Bernabeu.

"Laga akhir pekan ini tentu saja berbeda bila dibandingkan dengan Bernabeu," demikian tukas gelandang Andrea Pirlo dikutip dari Soccerway.

Di stadion megah Santiago Bernabeu, Milan mampu mengatasi Madrid. Semangat yang sama masih dibawa tim Merah-Hitam ketika akan bertarung di stadion biasa-biasa saja seperti Bentegodi.

"Namun yang jadi tujuan kami tetaplah tiga poin. Kami akan bertarung di sana dengan motivasi dan keinginan yang sama seperti di Bernabeu," lanjut Pirlo.

'Setan Merah' Italia punya modal baik dalam lawatan ke Bentegodi. Dalam lima lawatan terakhir, Il Diavolo Rosso menang empat kali dan hanya sekali kalah. Selain itu, kondisi terkini Milan tengah apik menyusul dua kemenangan berturut-turut di partai resmi, yakni kontra AS Roma dan Madrid.

"Kami harus berhati-hati karena kami pernah terganjal di tangan tim-tim kecil," bek Alessandro Nesta mengingatkan.

Kewaspadaan Nesta beralasan. Selisih poin yang dimiliki Chievo dan Milan tak terpaut jauh. I Mussi Volanti saat ini berada di posisi kesepuluh klasemen sementara Seri A dengan poin 11. Sementara Rossoneri ada di urutan kedelapan dengan poin 12. ( nar / nar )
detiksport.com

Seedorf Mau Milan Tak Bisa Dihentikan

Milan - Clarence Seedorf ingin menjadikan kemenangan atas Real Madrid sebagai titik awal kebangkitan AC Milan. Gelandang Rossoneri ini pun meminta skuadnya untuk tak bisa dihentikan sekarang.

Performa Milan sedang menunjukkan perbaikan setelah di laga terakhir Seri A mengalahkan AS Roma. Kemenangan atas Real Madrid di Liga Champions membuat skuad besutan Leonardo ini menuai pujian.

Seedorf pun tahu bahwa kemenangan tersebut bisa menjadi awal penting bagi kebangkitan I Rossoneri. "Kami sangat sangat membutuhkan kemenangan penting seperti ini," ujarnya seperti dilansir Football Italia.

"Kepuasan ini membantu untuk melewati saat yang sulit, tapi kami harus tidak dapat dihentikan sekarang. Sukses atas Real Madrid seharusnya dapat menjadi awal kami untuk membangun masa depan kami," harap Seedorf.

Rossoneri kini bersiap kembali menghadapi dua laga Seri A ke depan yaitu menghadapi Chievo akhir pekan ini dan Napoli di midweek pekan depan. Seedorf pun meminta skuadnya untuk fokus menghadapi setiap pertandingan.

"Kami telah memenangi pertandingan penting, namun kami harus segera fokus kembali ke pertandingan Seri A. Setiap kemenangan di setiap pertandingan akan membantu tim untuk tumbuh," pungkasnya. ( key / din )
detiksport.com